Kamis, 06 Juni 2013

Istirahat itu Penting

Istirahat yang baik adalah tidur. istirahat cukup adalah tidur minimal 7-8 jam per hari. di sela-sela kegiatan, juga harus ada waktu istirahat untuk merilekskan badan dan pikiran dari pekerjaan2 berat dan bikin suntuk. Mengistirahatkan pikiran itu penting karena sangat tidak baik otak diharuskan bekerja secara terus menerus, berjam-jam, tanpa ada istirahat cukup. Apabila hal itu dilakukan pasti otak atau bagian di daerah area kepala akan merasa pusing dan suntuk. Istirahat pagi minimal 5 menit.
kemudian Istirahat siang minimal 10-15 menit. Sebelum makan siang minimal 15menit dan sesudah makan siang minimal 30menit. Sebelum dan sesudah tidur minimal 60menit=1 jam.
Istirahat yang kurang itu tidak baik bagi perkembangan hormon dan sistem dalam tubuh dan apabila terjadi adanya eye circle akan sulit untuk hilang atau bahkan tidak bisa hilang. eye circle hanya dapat diatasi dengan bantuan base make-up yaitu concealer. base make-up seperti concealer, bb cream, foundation, compact poeder, lip balm, dll semacamnya tidak menutup kemungkinan pria untuk menggunakannya. Pria boleh ikut pake, boleh tidak. Namanya saja sudah "base" yaitu "dasar", dasar dari apa? dasar/awal/permulaan sebelum mengaplikasikan make-up decorations lainnya. Jadi pada pria make-up yang dapat dikenakan hanya sebatas base make-up saja dan itu juga terbatas. berbeda dengan wanita yang sangat banyak langkah dan tema make-up atau make over wajah. :] Pria tidak memerlukan make-up decoration, sedangkan wanita memerlukannya, tidak cukup apabila base make-up saja. 
make-up dipergunakan wanita untuk tampil lebih pede dari biasanya. make-up yang baik harus diperhatikan dari busana yang dikenakan, tema event(s) yang akan berlangsung, bentuk wajah, dll. Nah lo, berawal dari istirahat saja sudah bisa tiba-tiba masuk ke alamnya art alias seni, tapi seni make-over atau make-up. Kalau dipanjangin bisa puanjang, mending kalau ada yang mau dipertanyakan dan lain-lain bisa follow thediaryblogs.blogspot.com dan twitter http://www.twitter,com/feiling96 .
Akhir kata, mohon maaf apabila ada salah kata.
Sekian dan terima kasih. 
Good bye and good night, everybody.
[MF]

Kamis, 22 Maret 2012

Gula darah

Dalam ilmu kedokteran, gula darah adalah istilah yang mengacu kepada tingkat glukosa di dalam darah. Konsentrasi gula darah, atau tingkat glukosa serum, diatur dengan ketat di dalam tubuh. Glukosa yang dialirkan melalui darah adalah sumber utama energi untuk sel-sel tubuh. Umumnya tingkat gula darah bertahan pada batas-batas yang sempit sepanjang hari: 4-8 mmol/l (70-150 mg/dl). Tingkat ini meningkat setelah makan dan biasanya berada pada level terendah pada pagi hari, sebelum orang makan. Diabetes mellitus adalah penyakit yang paling menonjol yang disebabkan oleh gagalnya pengaturan gula darah. Meskipun disebut "gula darah", selain glukosa, kita juga menemukan jenis-jenis gula lainnya, seperti fruktosa dan galaktosa. Namun demikian, hanya tingkatan glukosa yang diatur melalui insulin dan leptin.

Pengaruh langsung dari masalah gula darah
Bila level gula darah menurun terlalu rendah, berkembanglah kondisi yang bisa fatal yang disebut hipoglikemia. Gejala-gejalanya adalah perasaan lelah, fungsi mental yang menurun, rasa mudah tersinggung, dan kehilangan kesadaran. Bila levelnya tetap tinggi, yang disebut hiperglikemia, nafsu makan akan tertekan untuk waktu yang singkat. Hiperglikemia dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah-masalah kesehatan yang berkepanjangan pula yang berkaitan dengan diabetes, termasuk kerusakan pada mata, ginjal, dan saraf. Peningkatan rasio gula darah disebabkan karena terjadi percepatan laju metabolisme glikogenolisis dan glukoneogenesis yang terjadi pada hati
  
Mekanisme pengaturan gula darah

Tingkat gula darah diatur melalui umpan balik negatif untuk mempertahankan keseimbangan di dalam tubuh. Level glukosa di dalam darah dimonitor oleh pankreas. Bila konsentrasi glukosa menurun, karena dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan energi tubuh, pankreas melepaskan glukagon, hormon yang menargetkan sel-sel di lever (hati). Kemudian sel-sel ini mengubah glikogen menjadi glukosa (proses ini disebut glikogenolisis). Glukosa dilepaskan ke dalam aliran darah, hingga meningkatkan level gula darah.
Apabila level gula darah meningkat, entah karena perubahan glikogen, atau karena pencernaan makanan, hormon yang lain dilepaskan dari butir-butir sel yang terdapat di dalam pankreas. Hormon ini, yang disebut insulin, menyebabkan hati mengubah lebih banyak glukosa menjadi glikogen. Proses ini disebut glikogenosis), yang mengurangi level gula darah. Diabetes mellitus tipe 1 disebabkan oleh tidak cukup atau tidak dihasilkannya insulin, sementara tipe 2 disebabkan oleh respon yang tidak memadai terhadap insulin yang dilepaskan ("resistensi insulin"). Kedua jenis diabetes ini mengakibatkan terlalu banyaknya glukosa yang terdapat di dalam darah.


Gula darah rendah
Sebagian orang merasa mengantuk atau fungsi kognitifnya menurun beberapa jam setelah makan, yang mereka yakini berkaitan dengan menurunnya tingkat gula darah, atau "gula darah rendah". Untuk informasi lebih lanjut, lihat: idiopathic postprandial syndrome hypoglycemia.


sumber: wikipedia.org

11 Makanan Pengontrol Gula Darah

Pengaturan makan merupakan pilar terpenting bagi pengobatan diabetes. Penderita diabetes (diabetesi) yang bijak pasti mau belajar mengenali makanan yang menyebabkan gula darahnya tinggi dan berusaha menghindari makanan tersebut.

Pada dasarnya diabetesi bisa mengonsumsi segala makanan seperti orang lain, tetapi harus dibatasi yang mengandung gula, lemak, dan kadang-kadang makanan yang bergaram tinggi. Penting pula awasi jumlah makanan yang diasup.

Disadari atau tidak alam telah memberikan beberapa makanan luar biasa yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah Anda. Berikut ini adalah 11 makanan yang baik untuk gula darah:  

1. Labu pahit (Karela)
Jika memiliki anggota keluarga menderita diabetes, sudah saatnya untuk menyiapkan karela di meja makan. Sayuran ini sangat bermanfaat dalam menurunkan tekanan darah dan kencing manis. Tetapi jangan menggabungkan makanan ini dengan obat penurun gula darah, karena bisa membuat gula darah turun drastis.

2. Gandum
Cobalah untuk memasukkan lebih banyak produk gandum dalam daftar makanan anda. Di samping mengandung banyak vitamin esensial, mineral, dan serat, gandum juga mengandung karbohidrat kompleks yang diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi. Karbohidrat kompleks diserap lebih lambat ketimbang karbohidrat sederhana, sehingga kadar gula darah tetap stabil.

3. Apel
Kandungan pektin tinggi dalam buah ini dipercaya membantu menurunkan kebutuhan insulin tubuh. Sebuah studi tahun 2005 menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi setidaknya satu apel sehari 28 persen lebih kecil menderita diabetes tipe 2 ketimbang mereka yang tidak makan apel.

4. Kacang
Serat larut yang tinggi dalam kacang tidak hanya bermanfaat untuk sistem pencernaan dan jantung, tetapi juga menyimpan gula darah setelah makan. Jika mengalami resistensi insulin, hipoglikemia atau diabetes, kacang benar-benar dapat membantu menyeimbangkan kadar gula darah.

5. Kayu manis
Bahan paling aktif yang terkandung dalam kayu manis adalah methylhydroxy-chalcone polimer (MHCP) yang meniru efek insulin, dan bekerja sinergis dengan insulin dalam sel. Namun penelitian sejauh ini baru melibatkan sejumlah kecil orang dan belum dieksplorasi manfaat jangka panjang dari kayu manis.

6. Ikan
Ikan (seperti salmon dan tuna) merupakan sumber yang kaya akan asam lemak omega-3 - lemak sehat yang mengurangi risiko penyakit jantung, mengurangi peradangan, dan meningkatkan resistensi insulin.

7. Cabai
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Nutrition, para peneliti Australia menemukan bahwa memasukan cabai dalam bagian rutin diet setiap hari akan membantu menurunkan gula darah setelah menyantap makan. Selain itu, cabai juga mengandung antioksidan, vitamin C dan karotenoid yang dapat membantu meningkatkan regulasi insulin.

8. Fenugreek
Fenugreek, selain mengandung banyak serat yang sangat penting bagi penderita diabetes, dapat menurunkan resistensi insulin dan mengontrol kadar glukosa darah dengan meningkatkan jumlah reseptor insulin dalam sel darah merah.

9. Brokoli
Brokoli adalah sumber terbaik dari kromium - mineral yang membantu mengatur insulin dan gula darah. Akan lebih protektif bila dimakan mentah atau dimasak sebentar.

10. Bawang putih
Bawang putih memiliki bahan-bahan aktif seperti alil propil disulfida (APDS) dan diallyldisul-phide oksida (allicin). Apabila dikombinasikan dengan flavonoid maka akan memainkan peran penting dalam menurunkan kadar glukosa. Allicin dapat digabungan dengan vitamin B1 (tiamin) untuk merangsang pankreas melepaskan insulin.

11. Kedelai
Kedelai memiliki sedikit kandungan pati tetapi jumlah serat dan protein yang tinggi dapat memberikan sebuah efek yang berharga dalam menurunkan ekskresi urin pada orang yang menderita diabetes.

sumber: health.kompas.com

Pengobatan Alami Hipertensi

 TEKANAN darah tinggi atau yang dikenal juga dengan hipertensi merupakan salah satu faktor risiko serangan jantung. Jika tidak terkontrol dalam waktu lama, maka hipertensi bisa memicu berbagai penyakit kronis lainnya seperti jantung, diabetes, serta stroke. Karena itu, jika sudah terdiagnosa hipertensi, ada baiknya segera melakukan langkah pengobatan. Jika malas menggunkan obat-obatan medis, Anda bisa menggunakan obat-obat alami yang juga terbukti efektif berdasarkan studi ilmiah.

Gejala hipetensi

Hipertensi susah untuk dideteksi karena hampir tidak mempunyai gejala. Jadi, seseorang bisa menderita hipertensi selama bertahun-tahun tanpa menyadarinya. Meskipun biasanya hipertensi tidak mempunyai gejala, tetapi beberapa gejala berikut dikaitkan dengan tekanan darah tinggi:
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Perdarahan melalui hidung
Penyebab hipertensi
Menurut American Heart Association, seperti yang dikutip situs about.com, hipertensi tidak mempunyai penyebab tunggal. Penyakit satu ini biasanya disebabkan oleh gabungan berbagai faktor risiko seperti:

  • Berat Badan.
    Semakin besar berat badan Anda, maka tekanan terhadap pembuluh arteri semakin besar. Hal ini karena semakin banyak darah yang diperlukan untuk menyediakan oksigen dan nutrisi ke jaringan-jaringan di dalam tubuh.
  • Intensitas olahraga.
    Kurang olahraga cenderung meningkatkan detak jantung. Karena itu, jantung Anda harus bekerja lebih keras dengan setiap kontraksi.
  • Tembakau.Zat-zat kimia yang terdapat pada rokok dan tembakau bisa merusak dinding arteri.
  • Asupan sodium.
    Kadar sodium berlebih dalam diet bisa memicu retensi cairan dan tekanan darah tinggi. Khususnya pada orang-orang yang sensitif terhadap sodium.
  • Asupan kalium.
    Kadar kalium yang rendah bisa meningkatkan kadar sodium dalam sel-sel. Hal ini karena kedua zat ini saling menyeimbangkan.
  • Stres.
    Stres bisa meningkatkan tekanan darah.
  • Konsumsi alkohol.
    Asupan alkohol berlebih secara terus menerus, akan meningkatkan risiko penyakit jantung.
  • Usia.
    Risiko tekanan darah tinggi akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia.
  • Sejarah keluarga.
    Tekanan darah tinggi seringkali dialami beberapa orang dalam satu keluarga.

Cara alami mengatasi tekanan darah tinggi
Perubahan gaya hidup dan cara penyembuhan alami bisa membantu mengontrol tekanan darah. Tetapi, dokter juga bisa merekomendasikan obat-obat tertentu yang berfungsi menurunkan tekanan darah. Sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol bisa merusak organ-organ dalam tubuh serta meningkatkan risiko serangan jantung, perdarahan otak, penyakit ginjal, serta gangguan penglihatan.

Berikut beberapa penyembuhan alami yang bisa menjadi pilihan Anda:

1. Coenzyme Q10 (CoQ10)
Ada beberapa bukti yang menunjukkan kalau suplemen CoQ10 efektif menurunkan tekanan darah tinggi. Sebuah studi meneliti 83 pasien hipertensi sistolik. Dalam penelitian yang dilakukan selama 12 minggu ini, pasien diminta menggunakan suplemen CoQ10 (sebanyak 60 mg dua kali sehari). Hasil studi menunjukkan, kelompok yang menggunakan suplemen CoQ10 mengalami penurunan tekanan darah sitolik sebesar 17.8 mm HG.
Sebuah studi lain yang dilakukan di University of Western Australia meneliti dampak CoQ10 terhadap tekanan darah dan kontrol glisemik pada 74 orang pengidap diabetes tipe 2. Secara acak partisipan diminta untuk menggunakan 100 mg CoQ10 dua kali sehari, 200 mg obat fenfibrate, kedua-duanya, atau tidak satupun, selama 12 minggu.
Hasil studi menunjukkan, CoQ10 secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik (dengan penurunan sebesar 6.1 mm Hg dan 2.9 mm Hg). Selain itu, ditemukan juga penurunan HbA1C, sebuah penanda kontrol glisemik jangka panjang.

2. Bawang putih
Dari 7 percobaan yang dilakukan berkenaan dengan suplemen bawang putih ditemukan hasil yang menggembirakan. 3 percobaan menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik yang signifikan, sedangkan 4 percobaan lainnya menunjukkan penurunan tekanan darah diastolik yang signifikan. Para peneliti menyimpulkan, suplemen tepung bawang putih bisa digunakan secara klinis pada pasien yang hipertensi ringan dan berat.
Tetapi, penggunaan suplemen bawang putih harus dibawah pengawasan dokter. Sama seperti aspirin, bawang putih bisa mengencerkan darah (mengurangi kemampuan darah untuk mengental). Bawang putih bisa berinteraksi dengan banyak obat pengencer darah seperti warfarin, pentoxifylline, aspirin, vitamin E, serta gingko. Pasien biasanya disarankan untuk menghentikan pemakaian suplemen bawang putih beberapa minggu sebelum dan sesudah menjalani operasi.

3. Hawthorn
Obat herbal Hawthorn juga seringkali digunakan para praktisi obat herbal tradisional untuk menurunkan tekanan darah. Hal ini juga dibuktikan oleh studi ilmiah yang dilakukan para peneliti di Reading, Inggris. Para peneliti secara acak memberikan 1200 mg ekstrak hawthorn per hari atau placebo kepada 79 pasien diabetes, selama 16 minggu. Hanya 71% pasien yang menggunakan obat-obat hipertensi.
Di akhir studi ditemukan, pasien yang menggunakan suplemen hawthorn mengalami penurunan tekanan darah diastolik yang signifikan (2.6 mm Hg). Selain itu, tidak ditemukan adanya interaksi dengan obat.

4. Minyak ikan

Studi-studi awal menemukan, minyak ikan juga mempengaruhi tekanan darah tinggi. Suplemen minyak ikan mengandung DHA (docohexaenoic acid) and EPA (eicosapentaenoic acid). Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa kandungan DHA yang berfungsi menurunkan tekanan darah tinggi.

5. Asam folik
Folat merupakan vitamin B yang penting dalam pembentukan sel-sel darah merah. Folat ini diyakini bisa menurunkan tekanan darah dengan cara mengurangi kadar homocysteine, zat yang merusak pembuluh darah. Sebuah studi kecil yang melibatkan 24 orang perokok menemukan, tekanan darah mereka turun secara signifikan setelah menggunakan suplemen asam folik selama 4 minggu.



Penulis : Ikarowina Tarigan
Sumber: mediaindonesia.com

9 Pengobatan Alami Radang Sendi

ARTHRITIS atau radang sendi merupakan penyakit yang disertai dengan gejala-gejala yang bisa sangat mengganggu aktivitas keseharian. Radang sendi ini biasanya ditandai dengan kemerahan, kekakuan, pembengkakan dan rasa sakit di area persendian. Radang sendi ini bisa dibedakan menjadi 3 kelompok yaitu rematik arthritis yang biasanya menyerang persendian jari, pergelangan, lutut dan jari kaki. Akan tetapi, bukan berarti kalau bagian persendian lainnya di seluruh tubuh bebas sepenuhnya dari serangan.
Kedua adalah osteoarthritis yang bisa menyerang persendian manapun tetapi biasanya terjadi pada pinggang, lutut, kaki dan tulang belakang. Selanjutnya adalah encok yang seringkali menyerang anggota tubuh bagian bawah dan target utamanya biasanya adalah jari kaki. Rasa sakit akibat encok bisa sangat parah sehingga tersentuh kaus kaki atau sprei saja sakitnya bisa tidak tertahankan.
Untuk mengatasi sakit ini, biasanya dokter akan memberikan obat tertentu. Tetapi, diluar itu, bisa membantu meredakan sakit dengan melakukan berbagai upaya pengobatan alternatif yang bisa dilakukan sendiri di rumah. Berikut beberapa pengobatan sederhana yang bisa Anda coba untuk meredakan sakit akibat radang sendi.

1. Pengobatan alami dengan kayu manis
Studi-studi telah menunjukkan, kayu manis merupakan pengobatan alami yang efektif untuk meredakan sakit akibat radang sendi. Tambahkan 1 sendok teh bubuk kulit manis ke dalam 1 sendok makan madu setiap pagi sebelum sarapan. Lakukan setiap hari selama 1 bulan sudah akan bisa merasakan hasilnya dalam 1 minggu pertama.

2. Pengobatan alami radang sendi dengan garam epsom
Garam epsom atau yang dikenal juga dengan garam inggris mengandung magnesium tinggi. Magnesium, pastinya Anda sudah tahu, sangat penting untuk pertumbuhan tulang dan mengatur kadar pH tubuh. Kekurangan magnesium akan menurunkan kemampuan tubuh menyerap dan menggunakan kalsium serta fosfor, 2 mineral dasar pembangun tulang.
Cara pengobatan alami berikut bisa digunakan untuk mengurangi gejala yang berkaitan dengan radang sendi. Tapi jangan lupa, jika menderita penyakit jantung atau ginjal, berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu sebelum mencoba pengobatan ini. Kelebihan magnesium bisa memicu diare, pusing, kram, melemahnya otot, serta jantung tidak normal.
  • Campurkan 3 sendok makan jus lemon segar dan 3 sendok makan garam epsom ke dalam 0.56 liter air hangat. Minulah 1 sendopk teh di pagi hari dan 1 sendok teh di malam hari.
  • Tambahkan 3 cangkir garam epsom ke dalam bak mandi ber-air hangat dan berendamlah di dalamnya. Magnesium dalam garam akan diserap tubuh dan akan merelakskan persendian dan otot-otot yang kaku.
3. Cegah dan atasi radang sendi dengan minyak hati ikan cod
Penelitian telah menunjukkan, mengonsumsi minyak hati ikan cod dalam jumlah kecil setiap hari potensial menurunkan kerusakan tulang rawan, yang merupakan salah satu gejala utama osteoarthritis. Selain itu, asam omega-3 yang terkandung dalam minyak bisa membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan akibat radang sendi. Karena itu, akan sangat menguntungkan jika bisa menambahkan 1-2 sendok teh minyak hati ikan cod ini dalam kehidupan sehari-hari.

4. Lakukan peregangan lembut
Peregangan berfungsi untuk menguatkan dan meningkatkan mobilitas. Olahraga kadang menjadi dilema jika dihadapkan dengan radang sendi. Bergerak sakit, tapi tidak bergerak juga akan merusak. Gerakan yang tidak tepat bisa membahayakan, tetapi gerakan yang tepat bisa menyembuhkan. Cobalah melakukan yoga. Yoga biasanya mengajarkan gerakan dengan jajaran persendian yang tepat sehingga bisa membawa sendi yang salah kembali ke posisi normal saat otot-otot diregangkan dan dikuatkan. tapi jangan lupa, yoga cerdas adalah kunci mengembalikan kesehatan. Tapi, pastikan dilakukan sesuai dengan batas-batas penyakit yang dialami.

5. Redakan sakit dengan kurangi stres
Jika merasa sakit dan bertambah tegang, maka akan merasa semakin sakit. Mereka yang bisa mengontrol segala hal dalam kehidupannya juga lebih bisa mengontrol rasa sakit dibandingkan mereka yang tidak. Penelitian menunjukkan pentingnya sikap psikologis dalam meredakan sakit akibat radang sendi. Jika menderita radang sendi, harus bisa belajar memahaminya. Jangan memaksakan diri mengerjakan semua hal saat tidak merasakan sakit. Hal ini akan membuat kelelahan dan kesakitan di hari berikutnya. Lakukan sedikit demi sedikit setiap hari, baik saat mengalami sakit ataupun tidak.

Belajarlah untuk relaks. Jika Anda fokus pada rasa sakit, maka akan terasa semakin sakit. Tapi, jika Anda sibuk dengan hal lain yang penting bagi Anda, Anda tidak akan terlalu merasakan sakitnya.

6. Cegah kaku di pagi hari
Hampir 90% pasien radang sendi merasa kaku di pagi hari. Untk menghindari ini, oleskan salep di malam hari sebelum tidur. Ini akan membuat relaks serta menguatkan secara mental. Penderita radang sendi umumnya merasa lebih baik sepanjang hari jika mereka merasa tidak kaku saat bangun di pagi hari.

7. Berendam di kolam
Studi telah menunjukkan, mengapung di kolam, khususnya di kolam yang sudah didisain khusus dengan suhu yang telah disesuaikan bisa meredakan sakit akibat radang sendi. Dengan berendam, stres akan berkurang, maka rasa sakit juga akan berkurang. Saat mengapung, tubuh akan relaks, otot-otot juga relaks, dan hal ini akan menstimulus pelepasan endorphin, penghilang rasa sakit alami tubuh. Suhu yang disesuaikan dengan suhu kulit juga akan membuat benar-benar relaks.

8. Cegah sakit dengan es
Persendian akan sakit jika digunakan secara berlebih. Untuk mencegah hal ini, kompreslah persendian dengan kantung berisi es selama 15-20 menit. Kemudian angkat es dan bisa diulangi lagi setelah 10-15 menit.

9. Jus sayur
Jus sayur secara signifikan terbukti mengurangi rasa sakit pada pasien penderita rematik arthritis. Bisa menggunakan jus wortel, jus seledri, jus kol, atau jus tomat.


Penulis : Ikarowina Tarigan
Sumber: mediaindonesia.com

Pengobatan Alami Sariawan

Sariawan merupakan gelembung kecil berisi cairan yang biasanya mucul di bibir, gusi, atau atap mulut. Lepuhan yang disebabkan oleh virus herpes simplex ini sangat mengganggu karena seringkali menimbulkan rasa sakit saat hendak makan bahkan saat berbicara. Selain itu, sariawan bersifat menular dan biasanya sudah ditandai dengan rasa sakit atau gatal sebelum bekas lepuhannya muncul. Untuk meredakan sariawan, berikut beberapa pengobatan alami yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah.

1. Lysine
Lysine merupakan asam amino esensial. Artinya, hanya bisa mendapatkannya melalui makanan atau suplemen karena tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri. Asam amino satu ini digunakan untuk membuat protein yang kita perlukan untuk menghasilkan antibodi yang berfungsi melawan infeksi, enzim-enzim, hormon, serta jaringan-jaringan tubuh.

Lysine
ini terbukti bisa menghambat penyebaran virus herpes simplex. lysine didapatkan dengan menambah konsumsi daging merah, telur, keju, gandum, ragi yang digunakan untuk membuat bir, dan ikan. Akan tetapi, selain konsumsi lysine, anda juga harus memperhatikan perbandingan antara lysine dengan asam amino lain dalam tubuh yang dikenal dengan nama arginine. Kedua asam amino ini saling bersaing untuk diserap dalam usus halus. Jadi, semakin sedikit arginine dalam kandungan diet anda, maka semakin banyak lysine yang akan diserap.


Untuk membatasi jumlah arginine, ada baiknya mengurangi konsumsi makanan yang kaya akan asam amino ini seperti cokelat, kacang-kacangan, dan almond. Selain melakukan perubahan diet, anda juga bisa menggunakan suplemen lysine (1000 mg dikonsumsi 3 kali sehari) untuk memperpendek lama waktu mengalami sariawan. Selain itu, bisa juga menggunakan salep lysine. Hasil studi dari Southern California University, terhadap 30 penderita sariawan menemukan, salep lysine bisa meredakan sariawan hingga 40%-nya dalam waktu 3 hari dan meredakan hingga 87% pada akhir hari ke-6.

2. Balsem limau
Balsem ini mengandung antivirus. Dalam sebuah studi yang dilakukan di rumah sakit dan klinik di Jerman, seperti dikutip situs about ditemukan, balsem limau bisa menyembuhkan sariawan dalam waktu 5 hari dibandingkan dengan 10 hari pada kelompok yang tidak menggunakan balsem ini. Jika digunakan secara teratur, balsem ini juga bisa mencegah munculnya sariawan kembali.

3. Reishi dan Astragalus
Reishi atau yang dikenal juga dengan nama Ganoderma lucidum merupakan satu jenis jamur yang telah lama digunakan dalam sistem pengobatan tradisional Asia untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh. Hasil studi juga menunjukkan kalau reishi bisa menghambat penyebaran virus herpes. Dosis yang biasa digunakan sebanyak 600 miligram,sekali atau 2 kali sehari. Reishi tersedia dalam bentuk tepung atau suplemen. Reishi bisa menunda pengentalan darah, jadi ada baiknya berkonsultasi dulu dengan dokter jika anda sedang menggunakan aspirin, atau jenis obat lain yang mengganggu pengentalan darah. Dalam sistem pengobatan China, reishi seringkali digunakan bersamaan dengan herbal yang dikenal dengan nama astragalus. Herbal satu ini juga terbukti bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh penderita yang terinfeksi herpes simplex keratitis.

4. Resveratol
Resveratol
merupakan zat yang secara alami terdapat pada anggur merah. Dalam percobaan laboratorium terbukti kalau resveratol aktif melawan virus herpes simplex. Sebuah studi dari Northeastern Ohio University dengan cara mengoleskan salep resveratol 2, 3, atau 5 kali sehari terbukti efektif menekan perkembangan sariawan jika digunakan 1 atau 6 jam setelah terjadinya infeksi virus herpes.


5. Peppermint oil
Sebuah studi dari University of Heidelberg menemukan kalau peppermint oil bisa menembus kulit dan secara langsung bisa melawan virus herpes. Peppermint oil juga terbukti aktif melawan rantai acyclovir-resistant dari virus herpes simplex. Akan tetapi peppermint oil bisa diserap melalui kulit sehingga jumlah sedikit saja bisa menjadi racun. Karena itu, pastikan tidak menelan peppermint oil ini.


Penulis : Ikarowina Tarigan
Sumber: mediaindonesia.com

Pengobatan Alami saat Sakit Kepala

1. Terkadang dehidrasi dapat menyebabkan sakit kepala. Untuk itu segeralah duduk dan minumlah segelas air mineral secara perlahan.

2. Minyak peppermint merupakan salah satu yang dapat menenangkan saraf. Jika sakit kepala datang, berikan pijatan lembut dengan minyak peppermint pada bagian kening, kepala dan pelipis selama 15 menit.

3. Stres dan tegang terkadang juga bisa mendatangkan rasa sakit di kepala. Jika hal itu terjadi pada Anda, tarulah kantong yang berisi es di kepala, bahu, dan belakang leher selama satu menit secara bergantian.

4. Radiasi yang disebabkan oleh komputer dan jenis perangkat elektronik sejenis lainnya merupakan musuh bagi kesehatan mata. Jika sakit kepala sedang melanda, sebaiknya kurangi aktivitas di depan komputer. Karena sinar radiasi turut menyumbang jenis penyakit yang satu ini.

5. Hindari jenis makanan maupun minuman yang mengandung pemanis, pengawet, dan pewarna buatan.

Sumber: mediaindonesia.com

Herbal ampuh mengusir Diabetes

Selain olahraga dan diet sehat, diabetes juga bisa dikontrol dengan obat herbal. Studi-studi telah menemukan kalau beberapa herbal alami mempunyai kemampuan menurunkan gula darah dengan cara menstimulasi pankreas untuk menghasilkan lebih banyak insulin. Selain itu, ada juga herbal dengan komponen yang efektif mengurangi kadar glukosa dengan mekanisme yang berbeda. Herbal apa sajakah yang bisa digunakan?

  1. Galega officinalis. Tanaman ini telah digunakan untuk meredakan gejala-gejala diabetes sejak abad pertengahan. Berdasarkan hasil analisis, tanaman ini mengandung guanidine, komponen yang bisa menurunkan gula darah dengan mengurangi resistensi insulin. Obat oral yang umum diresepkan untuk pasien diabetes (metformin) juga mengandung ekstrak dari herbal ini. Herbal ini bekerja dengan menurunkan resistensi sel-sel terhadap insulin, mengurangi penyerapan glukosa dari usus halus, mengurangi pembentukan glukosa di hati dan meningkatkan penyerapan dan penggunaan glukosa dalam lemak dan sel-sel otot di seluruh tubuh. 
  2. Ginseng. Akar tanaman ini telah lama dinyatakan efektif membantu pengidap diabetes. Herbal satu ini bekerja dengan meningkatkan sensitivitas sel-sel terhadap insulin, hormon yang mengirim sinyal kepada sel-sel untuk mengurangi gula darah dengan mengambil glukosa. Sebuah studi yang dipublikasikan di Diabetes Care memaparkan, partisipan yang menerima 3 gram ginseng memiliki kadar gula darah 59.1% lebih rendah dibandingkan partisipan yang menerima placebo (tidak mengandung ginseng). Tetapi jika hendak menggunakan ginseng, ada baiknya di bawah pengawasan dokter. Meskipun partisipan dalam studi tidak mengalami efek samping berbahaya, ginseng potensial memperkuat efek obat penurun gula darah yang diresepkan dan menimbulkan efek berlawanan jika digunakna bersamaan dengan obat antidiabetes oral seperti warfarin, heparin, dan aspirin. 
  3. Kayu manis.Ilmuwan dari Amerika mengklaim kalau satu sendok teh kayu manis sehari bisa membantu mencegah munculnya diabetes. Peneliti dari US Agricultural Research Services' nutrition laboratories di Beltsville, Md., menemukan kalau ekstrak kayu manis bisa meremajakan kemampuan tubuh agar lebih responsif terhadap insulin. Faktanya, hasil percobaan di laboratorium menunjukkan kalau pengolahan glukosa meningkat hingga 20 kali lipat. Efek ini disebabkan oleh kandungan methylhydroxy chalcone polymer yang terdapat di dalam kayu manis. Hasil percobaan pada tikus menunjukkan kalau konsentrasi glukosa yang tinggi, turun dramatis setelah diberikan turunan kayu manis ini.
Studi lain dari Pakistan juga menunjukkan penurunan kadar gula darah puasa, trigliserida, kolesterol jahat LDL dan kolesterol total setelah penggunaan kayu manis selama 40 hari. Penurunan itu terus terjadi hingga 20 hari ke depannya. Studi ini menunjukkan, mereka yang menerima kayu manis paling tidak 1 gram sehari bisa merasakan manfaat ini.
  1. Pare (paria).
    Studi-studi klinis menunjukkan kalau pare meningkatkan produksi sel-sel beta di pankreas yang memicu perbaikan produksi insulin di dalam tubuh. Kandungan Charantin, polypeptide P, dan oleonolic acid glcosides di dalam pare dinyatakan berperan dalam penanganan diabetes. Anda bisa menggunakan dengan cara minum sekitar 20 mililiter jus pare setiap hari. Upayakan mengonsumsi saat perut masih dalam keadaan kosong di pagi hari.

Sumber: mediaindonesia.com 

Langkah Sederhana Menurunkan Gula Darah

Menjaga kadar gula darah dengan mengubah gaya hidup merupakan salah satu faktor penting dalam mengontrol diabetes. Hal ini karena tubuh kekurangan insulin yang berperan mengatur gula darah (baik karena tubuh tidak bisa memproduksi atau memproduksi dalam jumlah kurang). Insulin bekerja mengolah gula dan glukosa dari makanan yang dikonsumsi dan mengubahnya menjadi energi yang bisa digunakan tubuh. Jika tidak diproses, glukosa akan akan tetap berada di dalam darah, sehingga meningkatkan kadar gula darah. Kondisi ini sangat berbahaya karena sebagian organ kelaparan kekurangan gula dan sebagian organ lain rusak karena terlalu banyak gula. Kadar gula yang tidak terkontrol seperti ini bisa merusak mata, saraf, ginjal dan pembuluh darah.

Diet. 
Diet rendah karbohidrat merupakan cara yang paling dikenal dalam menurunkan kadar gula darah. Makanan yang rendah karbohidrat termasuk susu kedelai, jelai, dan ikan haring bisa menjadi pilihan Anda. Selain itu, makanan tinggi serat seperti kacang kedelai, oatmeal, bran/sekam atau sereal dengan kismis, roti whole bread dan kacang-kacangan bisa membantu mengontrol diabetes. Di samping itu, cobalah menambah asupan buah dan sayuran segar.

Olahraga. 
Cobalah tetap aktif dan berolahraga setiap hari. Jalan kaki dan bentuk olahraga ringan lainnya bisa membantu membakar gula di dalam tubuh. Jalan cepat, memotong rumput dan aktivitas rumah tangga lainnya merupakan pilihan olahraga yang tepat untuk mengatur kadar glukosa darah.

Turunkan berat badan. 
Berat badan normal akan membantu Anda mengontrol kadar glukosa darah. Cobalah berkonsultasi dengan ahli nutrisi dan mengikuti anjuran diet dengan benar.

Suplemen. 
Penderita diabetes lebih berisiko mengalami kekurangan seng. Cobalah mengonsumsi suplemen atau memperbanyak asupan makanan yang mengandung seng untuk menurunkan kadar gula darah. Ayam dan sarden merupakan makanan yang kaya seng.

Tidur cukup.
Kurang tidur akan mengurangi kemampuan tubuh mengolah glukosa dengan efektif. Anda bisa membantu menurunkan kadar gula darah dengan istirahat yang cukup.

Konsumsi kayu manis.
Kayu manis dinyatakan bisa menurunkan kadar gula darah. Cobalah menambah asupan kayu manis ke dalam diet Anda atau bisa juga menggunakan kayu manis dalam bentuk kapsul.

Minum teh hijau tanpa gula. 
Cara ini juga dinyatakan bisa membantu menurunkan kadar gula darah
Sumber: mediaindonesia.com

Jeruk dan Anggur Merah Kurangi Risiko Stroke

Jeruk dan Anggur Merah Kurangi Risiko Stroke

Para peneliti di Amerika mengklaim bahwa memakan jeruk dan anggur merah dapat mengurangi risiko stroke. Kedua jenis buah tersebut dipercaya melindungi terhadap serangan kemunduran fungsi otak. Dalam penelitian disebutkan, kandungan antioksidan dan flavonoid yang melimpah dapat membantu melindungi tubuh dari risiko serangan stroke. Peneliti menguji hubungan dari enam kandungan utama dari flavonoid, yaitu : flavanones, anthocyanin, flavan-3-OLS, polimer flavonoid, flavonol dan flavon. Dari hasil penelitian ditemukan hubungan yang menguntungkan antara konsumsi kandungan flavonoid dan risiko serangan stroke. Selain itu terbukti para relawan wanita yang mengkonsumsi jenis buah tersebut secara rutin, memiliki risiko 19 persen lebih rendah terkena stroke.Kita semua tahu bahwa makan buah segar dan sayuran baik untuk kesehatan kita. Studi ini menunjukkan bahwa makan buah jeruk dan anggur merah khususnya, dapat membantu menurunkan risiko stroke. Kata Dr Sharlin Ahmed, Research Liaison Officer di Asosiasi Stroke. Dikutip dari Dailymail, kandungan flavonoid dalam jeruk terdapat 82 persen, dan anggur merah sebanyak 14 persen. Untuk hasil maksimal lebih baik, mengkonsumsi jenis jeruk dan anggu merah dalam kondisi segar, atau diolah menjadi jus tanpa tambahan gula

Sumber: mediaindonesia.com